Konfirmasi
0857 7957 7767
Post Populer
-
Gaharu Jadi Primadona Gaharu adalah sejenis kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas, memiliki kandungan damar wangi, ber...
-
SELAMAT MENANAM POHON GAHARU (AGARWOOD) GAHARU merupakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi, sehingga sangat tepat a...
-
HASIL INOKULASI POHON AQUILARIA MALACCENSIS SAAT DI INOKULASI HASIL SETELAH DI INOKULASI UMUR 3 BULAN
-
Si Emas Hijau membawa anda menjadi Jutawan Bersama PT Borneo Berlian Cemerlang kita lestarikan pohonnya dan tingkatkan incomenya. ...
-
GALLERY SOSIALISASI POHON GAHARU DI SULTENG RAPAT PEMBENTUKAN PERWAKILAN TINGKAT KABUPATEN DAN KECAMATAN SAMBUTAN OLEH BAPAK CAM...
Gaharu sebagai komoditas hasil hutan bukan kayu (HHBK) pada saat
ini keberadaannya semakin langka dan sangat dicari. Perburuan gaharu yang
intensif karena permintaan pasar yang sangat besar menyebabkan gaharu alam dari
hutan belantara Indonesia tidak mudah ditemukan. Sehingga pemerintah menurunkan kuota
perdagangan gaharu alam untuk mengerem laju kepunahannya. Demikian juga secara internasional terdapat
kesepakatan untuk memasukkan beberapa spesies tanaman penghasil gaharu menjadi
tanaman yang dilindungi.
Sebelumnya, ekspor gaharu Indonesia tercatat lebih dari 100 ton
pada tahun 1985. Pada periode 1990 – 1998, tercatat volume
eksspor gaharu mencapai 165 ton dengan nilai US $ 2.000.000. Pada periode 1999 – 2000 volume ekspor meningkat menjadi 456 ton dengan nilai US $ 2.200.000. Sejak akhir tahun 2000 sampai akhir tahun
2002, volume ekspor menurun menjadi sekitar 30 ton dengan nilai US $ 600.000.
Penurunan tersebut disebabkan semakin sulitnya gaharu didapatkan. Selain itu,
pohon yang bisa didapatkan di hutan alam pun semakin sedikit yang diakibatkan
penebangan hutan secara liar dan tidak terkendali serta tidak adanya upaya
pelestarian setelah pohon tersebut ditebang.
Tegakan gaharu alam ditemukan di hutan seperti di Sumatra,
Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Para pemburu gaharu pada dasarnya
mengetahui karakteristik tegakan gaharu yang menghasilkan gubal gaharu. Akan tetapi masa kajayaan gaharu telah
menyebabkan banyak orang yang tidak berkompeten juga memburu gaharu sehingga
banyak pohon yang tidak menghasilkan gaharu juga ditebang sehingga
keberadaannya semakin berkurang secara drastis.
Salah satu alternatif yang kemudian dikembangkan oleh banyak
pihak adalah dengan membudidayakan tanaman gaharu. Seperti halnya yang telah
dikembangkan secara besar-besaran di Vietnam demikian pula di Malaysia. Pengembangan tanaman gaharu di Indonesia
belumlah populer karena belum diketahui secara pasti nilai ekonomisnya. Namun dengan gencarnya penelitian oleh
berbagai pihak sehingga ditemukan metoda atau teknologi yang cukup menjanjikan
dapat membantu tanaman memproduksi gubal gaharu.
Jenis-jenis tanaman yang dapat dikembangkan adalah jenis tanaman
yang selama ini dikenal sebagai penghasil gaharu seperti Aquilaria.
malaccensis, A. microcarpa, A. beccariana, A. hirta, A. filaria, A. crassna, A.
agallocha, A. baillonii, A. khasiana, A. grandiflora, A. borneensis, A.
sinensis, Gonystylus bancanus, Gyrinops verstegi.
Pedagang Gaharu Dunia
ANALISA BISNIS BUDIDAYA GAHARU
Analisa biaya dan keuntungan dari budidaya pohon penghasil
gaharu, pada luasan tanah 2.000 m2 (140 ubin), jangka waktu 7 – 10 tahun. Denagn jarak tanam 3 X 3 luas tanah 2.000 m2 (asumsi
50 m X 40m) cukup ideal ditanami gaharu sebanyak 180 batang. Berikut ini adalah
perincian biaya dan keuntungan dari budidaya pohon
penghasil gaharu:
1. BIAYA
Biaya sendiri kita bedakan menjadi 3 yaitu: biaya tahap 1
(pengadaan bibit,penanaman dan perawatan di tahun pertama), biaya tahap 2
(perawatan tanaman pada tahun ke-2 sampai tahun ke-7), dan biaya tahap 3
(inokulasi dan perawatan pasca inokulasi tahun ke-3 sampai tahun ke-5).
A. BIAYA TAHAP 1:
- Pembelian Bibit 180btng @ Rp.15.000 = Rp. 2.700.000
- Pupuk Kandang 500kg @ Rp.250 =
Rp. 125.000
- Tenaga Penanaman 2 orang =
Rp. 100.000
- Tenaga Perawatan tahun pertama = Rp. 600.000
JUMLAH = Rp. 3.525.000,-
B. BIAYA TAHAP 2:
- Pupuk Kandang =
Rp 750.000,-
- Pupuk Oganik (LB10) @Rp10.000,- = Rp.
300.000,-
- Pestisida =
Rp. 900.000,- (jika diperlukan)
- Tenaga Perawatan =
Rp. 600.000,-
JUMLAH = Rp. 2.550.000
C. BIAYA TAHAP 3:
- Tenaga Perawatan =
Rp. 1.000.000,-
- Tenaga Panen =
Rp. 5.000.000,-
JUMLAH = Rp. 6.000.000
D. INOKULASI
-Fusarium untuk inokulasi
Rp 1.000.000,- s/d Rp 2.500.000,-
JUMLAH A+B+C = RP. 12.075.000,-
Asumsi biaya tersebut adalah biaya maksimal, biaya tersebut
diatas masih bisa kita tekan apabila penanaman dan perawatan kita lakukan
sendiri
2. PENERIMAAN
Dengan asumsi bahwa tingkat keberhasilan inokulasi adalah 75%
saja, dari 180 batang tanaman cuma menghasilkan 135 batang pohon saja yang bisa
dipanen. Satu batang pohon gaharu dengan masa inokulasi 3 tahun menghasilkan
rata-rata 2 kg gubal, 10 kg kemedangan, dan 20 kg abu. Sehingga total yang
dihasilkan dari 135 batang adalah 270 kg gubal, 1.350 kg kemedangan, dan 2.700
kg abu.
A. GUBAL 270 KG @ RP.4.000.000,- =
RP.1.080.000.000,-
B. KEMEDANGAN 1.350 KG @ RP.1.000.000 = RP.1.350.000.000,-
C. ABU 2.700 KG @ RP.200.000 =
RP. 540.000.000,-
JUMLAH = RP.2.970.000.000,-
Jumlah penerimaan diatas kami ambil dari data harga jual gaharu
yang paling rendah
3. KEUNTUNGAN
PENERIMAAN – BIAYA =
RP.2.970.000.000,- – RP. 12.075.000,- =
RP.2.957.925.000,-
Rata-rata perpohon gaharu umur 6 tahun dengn masa inokulasi 3
tahun (tahun ke-9 sampai tahun ke-10), menghasilkan 25 juta rupiah lebih.
Jadi, dari investasi sebanyak 21 jutaan, berpotensi menghasilkan
3 milyar rupiah dalam kurun waktu 7 – 10 tahun. Seiring waktu, harga jual tanah juga
meningkat.
Hasil panen kayu Gaharu
Jika kita tau caranya maka tidak ada ruginya berinvestasi
Cari Blog Ini
Facebook
ID
KBN0002995
KBN0002997
KBN0002998
KBN0002999
KBN0003032
KBN0003033
KBN0003034
Pendaftaran
Paket Silver :
Investasi Rp 500.000 anda mendapatkan 1 pohon gaharu + Sertifikat bukti kepemilikan pohon.
Paket Platinum :
Investasi Rp 5.500.000 anda mendapatkan 20 pohon gaharu + Sertifikat bukti kepemilikan pohon.
Konfirmasi Pendaftaran
Ketik : DAFTAR.
Contoh: DAFTAR.Platinum.Adji Susanto.Jl. Ciseeng No. 12 RT 01/02 Parung - Bogor
kirim ke 085779577767